Wednesday, October 5, 2011
- love today -
i do love today, just it....
seluruh jiwa dan raga ku menyeru bahwa hari ini...........satu kata...... GREAT ^_^
Alhamdulillah, satu pencapaian di anak tangga selanjutnya siap menanti.
Selanjutnya, adalah tantangan yang lebih WOoooooOOoW ^_^
Label:
reflection,
Sulawesi
Tuesday, October 4, 2011
- LI*N Phenomenon -
Geraknya tak segarang nama aslinya....
Makanya ia semakin di sayang majikannya..... #seperti sebuah binatang peliharaan bukan ^^
Itulah hiperbolisasi sebuah singa dalam pandangan saya...
Satu alam Indonesia tahu bahwa delay adalah janji suci dari maskapai ini. Tapi ribuan orang tetap menanti ke-delay-annya....
Fenomena.....
Terpaksa karena adanya.......
Makanya ia semakin di sayang majikannya..... #seperti sebuah binatang peliharaan bukan ^^
Itulah hiperbolisasi sebuah singa dalam pandangan saya...
Satu alam Indonesia tahu bahwa delay adalah janji suci dari maskapai ini. Tapi ribuan orang tetap menanti ke-delay-annya....
Fenomena.....
Terpaksa karena adanya.......
Label:
reflection
Sunday, September 18, 2011
- Perjalanan Hati -
Wahai hati, kau telah mampu bersabar dengan waktu....
Terimakasih hati karena kamu telah menemani mabukku selama ini..
Bersedia terus menjadi rem bagi logika ku...
Menjadi alarm bagi keangkuhanku.....
Wahai hati, terimakasih telah berteman dengan ku.....
Karena denganmu kita telah bersama mampu bersabar dengan waktu.....
Wahai hati, apakah menurutmu kita perlu membeli jam dinding baru? Sepertinya tidak, kita hanya perlu memulai menghitung tik tak toe nya mulai dari awal wahai hati..... bukankah begitu wahai hati yang mengelola sejuta memori dalam ruang sejarah logikaku ini?
-Terimakasih hati-
Label:
reflection
Saturday, August 13, 2011
- It isn't just two days vacation -
Saya memilih duduk di bangku paling ujung di atas angkot atau petepete kalau orang Bugis menyebutnya. Menggoyangkan setiap inci tubuh saya di antara perjalanan Pangjang dari Pangkep ke Makassar.Dengan sebuah headset dan sebuah buku Curhat Setan karya Fadh Djibran, it's a completely my friend ^^
Sepanjang perjalanan, mata saya berteman dengan pegunungan kapur yang "tumbuh" acak di tengah bentangan-bentangan sawah....It's trully a cultural vacation...ini adalah benar-benar wisata budaya, that i stay with the people for a long time..not just two days vacation....
Begini memang sepanjang jalan poros Pangkep-Makassar...
Saya sebenarnya bisa gila sekaligus bahagia pernah menikmati ini...... #hahaha, saya ingin tertawa neurotik saat menulis kalimat ini^^
Ada seorang peneliti perempuan, rekan sejawat kampus saya sebenarnya yang mengusulkan kepada saya untuk melakukan sebuah cultural research selama saya di sini. Tapi, saya hanya ingin melihat, merasakan, mengamati....... Tidak ada tendensi saya untuk menelisik dan meneliti dengan menginterogasi pemilik budaya ini sehingga menjadi sebuah kajian.... Saya murni ingin merasakan dengan hati saya bukan dengan logika campus-research. Jikalaupun saya menemukan beberapa fakta menarik, saya akan menjadikan ini sebagai sebuah harta karun bagi kekayaan hati saya......^^Saya mencoba setiap hal yang baru saya temui di sini....
1. Makanan
I tell you something... di sini makanan amat unik...awalnya mungkin aneh, tapi lama-lama anda akan turut menikmatinya pula, tidak perlu mencibir aneh lagi, hahaha. kalau coto makassar, pisang ijo, atau palubasa sepertinya sudah umum ya, tapi kalau seperti ini misalnya :
Kapurung, adalah makanan dari sagu yang disajikan bersama sayur kuah segar. Pada awalnya ini seperti memakan sesendok lem kertas, tapi disantap dengan sayur sungguh nikmat tiada tara ^^Kue Biji Nangka, entah ini dibuat dari tepung apa saya tak juga mengerti, tapi kue ini hanya disajikan saat pesta pernikahan berlangsung, rasanya sungguh manis. tapi jangan terlalu serakah makan kue ini, karena menurut saya ini hanya nikmat dinikmati hingga dua potong saja, selanjutnya saya sudah merasa full ^^
Dorayaki, yang ini saya tak terlalu mengerti apa nama aslinya, saya menyebutnya kue dorayaki seperti makanan kesukaan si kucing doraemon. Kue ini dibuat dari ikan yang dihaluskan dagingnya, dan dimasukkan kembali dalam kulitnya sehingga tidak lagi bersama durinya. Kue ini dimasak dengan digoreng. Bentuknya memang tak semenarik rasanya, rasanyaaaaaaa ummmmmmmm guriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih ^^
Agak geli sebenarnya saat pertama berada di sini. Seperti ada bulu angsa yang menggelitik telinga setiap mendengarkan mereka bicara. Tapi semakin lama, ada frase-frase tertentu yang saya justru tak tahu bagaimana menyampaikannya jika dengan bahasa Jawa, tapi lebih tepat dengan bahasa di sini. Language is universal, that's true!!!^^
3. Adat Istiadat Pernikahan
Saya bukan mau membahas masalah Panaiknya, teman, peace saja urusan itu ^_^vSaya tertarik saat proses akad nikah dilangsungkan, sang penghulu akan berjabat tangan dengan mempelai pria, dengan proses jabat tangan yang unik. Mereka saling beradu jempol saat berjabat tangan itu. Saya tidak terlalu mengerti ada kekuatan atau tujuan apa saat itu. Tapi seorang teman saya saat itu menurut saya telah sempurna mengucap ikrar akad nikah, tetapi sang penghulu meminta mengulanginya hingga tiga kali. Lucu ya....hihihi. Double keringetan itu ^^ Satu lagi, para pengantar pengantin mengenakan baju adat yang dinamakan Baju BODO! Tapi yang makai tetep PINTER ^^
Banyak kekayaan ilmu budaya yang saya dapatkan di sini, Alhamdulillah. Gusti Allah memberi saya kesempatan bertemu dengan orang-orang terpilih yang mengenalkan saya pada budaya ini sejak Maret 2010 lalu ^^
-Terimakasih-
Label:
reflection,
Sulawesi
Friday, July 1, 2011
- Sapuan Bersih Memori Kognisi -
Di atas si biru yang melaju dan membirukan Jakarta, Jumat 1 Juli 2011. 12 :45
Teringat saat masa kuliah, masa mengenyam pendidikan, masa di mana perpustakaan adalah sahabat, ah tidak sekental sahabat, teman mungkin lebih tepat ^^
Sekarang proses kognitif saya sedang bekerja untuk menghayati, bagaimana sejatinya proses kognitif saya saat dahulu berada di antara tumpukan buku, laptop, notes, dan dengan tugas paper.
Saya sibuk mencari-cari pada tiap paragraf dari buku referensi, kira-kira bagian mana yang merujuk pada materi yang saya butuhkan untuk paper saya. Membaca dengan metode sapuan setan saya menyebutnya, dan keynote pada sistem amigdala saya bekerja untuk mengenali keynote-keynote dalam buku yang "hanya" memiliki kesesuaian.
Di situlah salahnya, menurut saya!
Saya hanya melacak mana yang sesuai, bukan mengikuti alur ilmu yang tersaji dalam buku itu. Mungkin hal itu terjadi karena desakan deadline bagi paper saya sehingga saya mencari kesempatan menemukan referensi dalam kesempitan waktu.
Hal itu berdampak pada proses install memory terhadap materi tersebut. Sebagaimana saya mendapatkan referensi tersebut seperti sapuan setan, maka dengan mudah pula memory tersebut tersapu pula dari ingatan saya.
Begitulah perjalanan memori dalam sistem kognitif menurut saya, terutama untuk mereka yang masih aktif merengkuh ilmu dari alam semesta, nikmatilah setiap ilmu yang disajikan oleh alam semesta dengan hati, karena alam semesta akan menjaga ilmu itu untuk kita pula ^^
Teringat saat masa kuliah, masa mengenyam pendidikan, masa di mana perpustakaan adalah sahabat, ah tidak sekental sahabat, teman mungkin lebih tepat ^^
Sekarang proses kognitif saya sedang bekerja untuk menghayati, bagaimana sejatinya proses kognitif saya saat dahulu berada di antara tumpukan buku, laptop, notes, dan dengan tugas paper.
Saya sibuk mencari-cari pada tiap paragraf dari buku referensi, kira-kira bagian mana yang merujuk pada materi yang saya butuhkan untuk paper saya. Membaca dengan metode sapuan setan saya menyebutnya, dan keynote pada sistem amigdala saya bekerja untuk mengenali keynote-keynote dalam buku yang "hanya" memiliki kesesuaian.
Di situlah salahnya, menurut saya!
Saya hanya melacak mana yang sesuai, bukan mengikuti alur ilmu yang tersaji dalam buku itu. Mungkin hal itu terjadi karena desakan deadline bagi paper saya sehingga saya mencari kesempatan menemukan referensi dalam kesempitan waktu.
Hal itu berdampak pada proses install memory terhadap materi tersebut. Sebagaimana saya mendapatkan referensi tersebut seperti sapuan setan, maka dengan mudah pula memory tersebut tersapu pula dari ingatan saya.
Begitulah perjalanan memori dalam sistem kognitif menurut saya, terutama untuk mereka yang masih aktif merengkuh ilmu dari alam semesta, nikmatilah setiap ilmu yang disajikan oleh alam semesta dengan hati, karena alam semesta akan menjaga ilmu itu untuk kita pula ^^
Wednesday, April 20, 2011
- Sebuah Permainan Memori -
Ini adalah permainan memori. Ini seperti pensil yang berteman dengan penghapus dan kertas.
Bersiaplah menggores cerita dengan pensil dan jika goresannya terhapus pun, anda bertanggung jawab untuk tidak menuliskannya lagi, tak boleh! Anda hanya punya sekali kesempatan....
Menggoreskan sebuah nama dalam memori saya adalah bagian dari sejarah pribadi saya, dan membiarkan ia mengendap terganti oleh nama-nama lain adalah pillihan saya. Dan mengingatnya kembali mungkin.......adalah dosa!
Tahukah?
Seribu kali saya berusaha melupakan suatu sejarah, seribu persen saya gagal mengalihkannya dari pikiran saya. Melupakan adalah mengingat kembali hal yang ingin saya lupakan. Berusaha melupakan adalah mengingat kembali.
Tidak perlu saya lupakan sebenarnya, saya hanya perlu sibuk menghiasi sejarah dengan warna dan aroma lain, sehingga saya sendiri tak sadar jika saya sudah pernah melupakannya (baca : mengingatnya) ^^
*Write in : Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan
Bersiaplah menggores cerita dengan pensil dan jika goresannya terhapus pun, anda bertanggung jawab untuk tidak menuliskannya lagi, tak boleh! Anda hanya punya sekali kesempatan....
Menggoreskan sebuah nama dalam memori saya adalah bagian dari sejarah pribadi saya, dan membiarkan ia mengendap terganti oleh nama-nama lain adalah pillihan saya. Dan mengingatnya kembali mungkin.......adalah dosa!
Tahukah?
Seribu kali saya berusaha melupakan suatu sejarah, seribu persen saya gagal mengalihkannya dari pikiran saya. Melupakan adalah mengingat kembali hal yang ingin saya lupakan. Berusaha melupakan adalah mengingat kembali.
Tidak perlu saya lupakan sebenarnya, saya hanya perlu sibuk menghiasi sejarah dengan warna dan aroma lain, sehingga saya sendiri tak sadar jika saya sudah pernah melupakannya (baca : mengingatnya) ^^
*Write in : Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan
Label:
Kognitif,
Psikologi,
reflection
Tuesday, April 19, 2011
- KPI BSC -
New Project!!!
Penyusunan Key Performance Indicator Berbasis Balance Scorecard (KPI BSC)
Ini adalah project baru artinya team baru dan ilmu baru, konsep itu yang pertama kali saya tanamkan dalam pikiran bawah sadar saya.
This team is leaded by Bapak Agus Sanyoto yang mana berasal dari Departemen Penelitian & Pengembangan Manajemen dan dipartnerkan dengan saya yang mana dari Departemen Sumber Daya Manusia sesuai Surat Keputusan Tim Penyusunan KPI BSC ini dan bekerja sama dengan konsultan GML.
Kenapa harus Balance Scorecard?
Saya tidak terlalu mengerti bagaimana dan apa metode yang digunakan dalam penyusunan KPI Perusahaan sebelumnya. Saya hanya menemui jilidan besar buku yang berisi KPI dari masing-masing unit kerja yang telah disusun pada satu tahun lalu.
Balance Scorecard adalah sebuah management system. Balance Scorecard ditafsirkan sebagai suatu framework yang membantu suatu organisasi dalam memvisualisasikan strategi dan menjabarkan strategi tersebut dalam suatu konsep operasional sehingga mendorong perilaku dan performance dalam perusahaan berjalan sinergis.
Ada suatu konsep yang terukur dalam BSC sebagai indikator performance dari perilaku perusahaan atas usahanya mencapai strategi perusahaan.
Kenapa harus Balance?
Dalam BSC, terdapat empat perspectives yang digunakan dalam mem-break-down strategi perusahaan yaitu financial perspective, customer perspective, internal bussiness proses perspective, dan learning & growth perspective. Keempat perspektive tersebut berjalan sinergis dengan hukum sebab akibat yang saling berkaitan sehingga seperti roda rel kereta api, saat satu roda berjalan lancar maka roda yang lain akan berputar sinergis pula.
Terdapat empat konsep yang menyebabkan hal ini disebut Balance berdasarkan keempat perspective tersebut yaitu :
a. Financial aspect yang seimbang dengan non-financial.
b. Cause seimbang dengan Effect
c. External seimbang dengan internal
d. Current seimbang dengan future
Goal dari implementasi KPI BSC tidak lagi melulu pada Aspek Financial saja, melainkan diseimbangkan dengan aspek non finansial yang lainnya. Penjelasan dari keseimbangan tersebut misalnya pencapaian akhir perusahaan berupa financial aspect akan maksimal jika terdapat optimalisasi penerapan customer, internal bussiness process, dan learning & growth yang maksimal pula, sehingga suatu “akibat” seimbang dengan “sebab” yang dilaksanakan, suatu aspek akan optimal dengan dioptimalkannya aspek yang lain.Operasional kongkret alias curhatannya ^^
Ini adalah bagian yang lebih enak untuk diikuti dari pada membahas semua teori Balance Scorecard. Hal yang harus dilakukan tim adalah :
1. Penyusunan KPI BSC level Operational Company/perusahaan dalam tataran level direksi
2. Menurunkan KPI BSC dari level direksi ke dalam level Departemen masing-masing unit kerja.
3. Menurunkan KPI BSC dari seluruh Departemen unit kerja ke masing-masing Biro dari unit kerja tersebut.
4. Menurunkan KPI BSC Biro ke level seksi......
Mudah bukan? Ya mudah sekali memang hanya empat tahapan. Manusia adalah kunci dari kesuksesan penyusunan dan implementasi KPI BSC. Saya harus menemui seluruh tataran Departemen hingga Seksi bahkan orang melabel saya dengan KPI -,-!
Tapi dengan terjun ke lapangan langsung lah saya tahu apa yang sebenarnya mereka inginkan harapkan impikan dari perusahaan. Bagaimana respect mereka terhadap project-project managerial strategis perusahaan, sebagian mereka sesungguhnya acuh terhadap hal-hal seperti ini. Hanya sepuluh persen dari pimpinan perusahaan yang bersemangat dengan perubahan perbaikan seperti ini. What a pity! Padahal dengan management yang baik, mereka akan mampu membenahi diri dan membenahi sistem yang ada demi semakin berkembangnya produktivitas perusahaan. Toh ujung-ujungnya juga mereka yang akan menikmati bonus dan insentifnya kok (pikiran sempitnya begitu). Yah, tapi baginilah proses................bagi perusahaan yang sedang menggeliat untuk memperbahaui management sumber daya manusia nya.
Saturday, March 19, 2011
Family Man! kau Ganteng di mataku (imajinasi sebelum menikah)
Saya meluncur dibawa taxi Bosowa melewati jalanan panjang jalan perintis kemerdekaan makassar. sendiri sepulang dari Jakarta. Melirik kanan kiri adalah pilihan saya karena sepertinya sopir taxi sedang sariawan -,-
STOP! HAP! GOTCHA!
Lelaki ganteng vitamin mata. hahahahaha. Sepersekian detik saja melihat lelaki berkaos putih keluar membuka pintu mobil, kaca mata, jambang tipis, muka bersih, dan satu hal yang membuat saya terpesona pada lelaki itu adalah seorang anak laki-laki kriwil dua tahunan dalam dekap peluknya.......
Mengangkat bibir, tersenyum meringis, mengangkat bahu, dan membuang mata ke hiruk pikuk lain adalah reaksi saya.....^^
STOP! HAP! GOTCHA!
Lelaki ganteng vitamin mata. hahahahaha. Sepersekian detik saja melihat lelaki berkaos putih keluar membuka pintu mobil, kaca mata, jambang tipis, muka bersih, dan satu hal yang membuat saya terpesona pada lelaki itu adalah seorang anak laki-laki kriwil dua tahunan dalam dekap peluknya.......
Mengangkat bibir, tersenyum meringis, mengangkat bahu, dan membuang mata ke hiruk pikuk lain adalah reaksi saya.....^^
Label:
Lelaki,
reflection
Saturday, March 5, 2011
- OVERDOSIS -
Apakah ada kelebihan dosis untuk membaca?
Apakah terlalu banyak membaca menyebabkan seseorang menjadi overdosis?
Seseorang berkata kepada saya senja ini "Ah, kau terlalu banyak hanya membaca buku-buku"
"Adakah yang salah?"
Baiklah, saya akan memaknai pernyataan beliau. Artinya, beliau menyayangi saya dengan mengingatkan bahwa ilmu yang kudapatkan belum sepenuhnya termanifestasikan dalam darah yang mengalir bersama perilaku saya. Sebuah teguran hebat. Mencoba membuat permakluman untuk diri saya bahwa belajar kehidupan tak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi tak ada yang mustahil teman, cheers ^,^
Choose it, pay it, read it, impulsif buying di toko buku ^_^
Apakah terlalu banyak membaca menyebabkan seseorang menjadi overdosis?
Seseorang berkata kepada saya senja ini "Ah, kau terlalu banyak hanya membaca buku-buku"
"Adakah yang salah?"
Baiklah, saya akan memaknai pernyataan beliau. Artinya, beliau menyayangi saya dengan mengingatkan bahwa ilmu yang kudapatkan belum sepenuhnya termanifestasikan dalam darah yang mengalir bersama perilaku saya. Sebuah teguran hebat. Mencoba membuat permakluman untuk diri saya bahwa belajar kehidupan tak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi tak ada yang mustahil teman, cheers ^,^
Choose it, pay it, read it, impulsif buying di toko buku ^_^
Label:
reflection
Thursday, December 16, 2010
.......alarm.....
alarm kehidupan saya berdering..........
...........ada yang tidak tepat dengan ini.
"saya ingin melompati waktu"
saya ingin melewati masa ini...........
saya tidak bisa menikmati ini,,,,secara jiwa dan mental......
"saya pikir saya tidak sehat jiwa kalau begini.......keseimbangan hidup tidak terpenuhi....."
alarm saya tidak pernah bohong pasti,,, karena dia adalah suara hati saya.......
.....bagaimana ini......
"wahai suara hati, bersabarlah sebentar, kalau kau tidak bisa berteman dengan keadaan, berdamailah dengan waktu wahai suara hatiku"
...........ada yang tidak tepat dengan ini.
"saya ingin melompati waktu"
saya ingin melewati masa ini...........
saya tidak bisa menikmati ini,,,,secara jiwa dan mental......
"saya pikir saya tidak sehat jiwa kalau begini.......keseimbangan hidup tidak terpenuhi....."
alarm saya tidak pernah bohong pasti,,, karena dia adalah suara hati saya.......
.....bagaimana ini......
"wahai suara hati, bersabarlah sebentar, kalau kau tidak bisa berteman dengan keadaan, berdamailah dengan waktu wahai suara hatiku"
Label:
reflection

















